7 Kuliner Khas Betawi Yang Menarik

Masyarakat Betawi merupakan salah satu suku asli Jakarta yang tersebar di beberapa wilayah Jabodetabek khususnya Jakarta dan Depok. Menurut catatan sejarah, suku Betawi adalah percampuran dari berbagai suku bangsa yang mendiami Jakarta sejak abad ke 17 Masehi. Sejarah asal-usul suku Betawi yang sangat panjang tersebut membuat suku Betawi memiliki tradisi yang sangat kaya.

Karena merupakan percampuran dari berbagai suku bangsa, tradisi masyarakat Betawi cukup beragam mulai dari kesenian hingga kulinernya. Kuliner Betawi adalah jenis kuliner yang sangat mudah ditemui di kota Jakarta dan beberapa kota lainnya di Indonesia. Beberapa kuliner Betawi tersebut merupakan menu harian yang umum dikonsumsi sementara beberapa lainnya sudah mulai punah.

Berikut adalah beberapa kuliner khas Betawi yang menarik dan memiliki cita rasa yang menggugah selera:

Gado-gado

Gado-gado merupakan salah satu kuliner khas Betawi yang banyak dijumpai di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya di Indonesia. Makanan ini menggunakan berbagai macam sayur seperti kubis, kangkung, kecambah, dan buncis yang sudah direbus terlebih dahulu. Sayuran tersebut kemudian dipotong bersama irisan tahu-tempe goreng, telur, dan timun yang disiram dengan menggunakan bumbu kacang.

Kerak Telor

Kerak telor adalah salah satu kudapan khas Betawi yang terkenal sebagai ikon kuliner kota Jakarta. Bahan dasarnya adalah beras ketan putih, telur bebek atau ayam, ebi kering, dan bumbu halus dari kelapa sangrai. Keunikan kerak telor adalah pada cara memasaknya yang tidak menggunakan minyak serta teknik membalik wajan untuk mematangkan bagian permukaannya.

Es Selendang Mayang

Es selendang mayang dikenal sebagai salah satu minuman tradisional khas Betawi yang dianggap sebagai minuman kuno yang menyegarkan. Minuman ini disajikan dalam wadah berisi es batu, irisan kue basah yang terbuat dari tepung beras, santan, dan sirup gula. Kuliner ini mulai jarang dijumpai dan biasanya hanya ada pada acara-acara tertentu yang mengangkat tema Betawi.

Nasi Uduk Betawi

Nasi uduk Betawi banyak menjadi salah satu menu sarapan favorit di kota Jakarta yang banyak ditemui dimana-mana. Rasa pada nasi uduk berbeda dari nasi biasa karena menggunakan santan dan beberapa rempah sehingga menghasilkan rasa yang gurih. Seporsi nasi uduk umumnya dimakan bersama lauk seperti orek tempe, bihun, telur balado, ayam goreng, sambal kacang, hingga gorengan.

Kue Rangi

Kue Rangi adalah salah satu kue tradisional Betawi yang terbuat dari tepung kanji atau disebut dengan tepung sagu. Bahan yang digunakan untuk membuat kue rangi terdiri dari tepung sagu, kelapa, dan garam yang dimasak dalam cetakan khusus. Setelah itu diberi saus gula merah yang kental dan dimasak hingga matang diatas tungku api yang panas.

Asinan Betawi

Asinan Betawi disebut sebagai salah satu jenis salad khas Nusantara yang mudah ditemui di beberapa tempat di Jakarta dan sekitarnya. Isiannya menggunakan berbagai jenis sayuran yang diasinkan seperti sawi, kol, tauge, wortel, dan potongan tahu putih ditambah kacang. Berbagai isian tersebut kemudian disiram dengan bumbu kacang yang dicampur cuka dan cabai serta dilengkapi dengan kerupuk mie.

Bir Pletok

Bagi orang-orang yang kurang familiar dengan bir pletok akan menganggapnya sebagai minuman beralkohol yang memabukan karena menggunakan nama bir. Namun sebenarnya bir pletok tidak memabukan karena tidak mengandung alkohol dalam bahan pembuatnya yang menggunakan rempah-rempah yang berfungsi untuk menyegarkan. Bahan pembuatnya meliputi jahe, daun pandan, sereh, kayu manis, dan rempah lainnya yang diolah menjadi minuman yang segar.

Sebagian kuliner Betawi masih menggunakan berbagai alat tradisional dalam proses memasaknya, sementara sebagian lainnya sudah menggunakan alat yang lebih modern. Saat ini, banyak toko mesin pengolah makanan menjual berbagai alat memasak yang lebih praktis untuk memasak makanan. Dengan menggunakan alat yang modern, penjual bisa memperoleh hasil makanan lebih cepat dengan kualitas yang terjaga.